img_head
BERITA

MENELADANI NABI ALLAH DAUD AS

Nov07

Konten : berita umum
Telah dibaca : 1.870 Kali


Tangerang, Media PN Tangerang
Rabu, 06 November 2024

Pada hari ini, Rabu 06 November 2024, bertempat di Mushola Ar-Rahman PN Tangerang, Pukul 08.15, mengadakan Pengajian Rutin bagi segenap muslimin dan muslimah di lingkungan PN Tangerang. Pembacaan Surat Yaasin dipimpin oleh Zulfikar Arif Rahman Purba dan Tausiyah disampaikan oleh Masduki.
Dalam Tausiyahnya Masduki menyampaikan Dalil adanya penetapan hukum dan jabatan hakim adalah firman Allah SWT dalam surat Sad ayat 26 yang berarti, "Wahai Daud, sesungguhnya Kami menjadikanmu khalifah (penguasa) di bumi. Maka, berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan hak".
Dijelaskan Kisah Nabi Daud yang merasa malu kepada Allah terjadi pada suatu peristiwa yang sangat mengesankan, yang tercatat dalam Al-Qur'an dan Hadis. Nabi Daud, yang dikenal sebagai seorang nabi yang sangat saleh, memiliki kebijaksanaan dan kedalaman spiritual yang luar biasa. Namun, bahkan beliau pun pernah merasakan perasaan malu dan takut kepada Allah.
Salah satu kisah yang menggambarkan rasa malu Nabi Daud terhadap Allah terjadi ketika beliau memutuskan untuk memberikan keputusan dalam suatu perkara. Ketika Nabi Daud merasa bahwa beliau mungkin telah membuat keputusan yang kurang tepat, beliau merasa malu kepada Allah dan segera menghadap-Nya dengan penuh penyesalan. Dalam situasi itu, Allah pun menurunkan wahyu yang mengingatkan Nabi Daud untuk lebih berhati-hati dan bijaksana dalam memberikan keputusan, serta untuk selalu mencari petunjuk-Nya dalam setiap perkara.
Surat Sad ayat 26 merupakan dalil tentang tidak diperbolehkannya seorang hakim mengeluarkan keputusan hukumnya berdasarkan ilmunya. Sebab jika para hakim memberikan keputusan hukumnya berdasarkan ilmunya, maka dia akan lebih condong untuk memenangkan kawannya dan menghancurkan musuhnya berdasarkan ilmunya tersebut.
Perasaan malu Nabi Daud ini menjadi teladan bagi umat Islam untuk selalu menjaga hati, merendahkan diri, dan berusaha untuk selalu melakukan yang terbaik dalam setiap langkah, serta terus memohon ampun dan bimbingan Allah dalam setiap keputusan yang diambil.(is).

@humasmahkamahagung
@ditjenbadilum
@pt_banten
#Pengadilannegeritangerang