Pengadilan Tinggi
Pukul : 07:00:34 , Selamat Pagi !!

img_head
BERITA

AUDIENSI MEDIATOR NON HAKIM DENGAN PIMPINAN PENGADILAN NEGERI TANGERANG KELAS 1 A KHUSUS.

Jan10

Konten : berita umum
Telah dibaca : 15 Kali


.

Senin, 10 Januari 2022.

Audiensi Mediator non Hakim dengan Pimpinan Pengadilan Negeri Tangerang Kelas 1 A Khusus.


Senin (10/1), mulai pkl 09.30 WIB, Bertempat di Aula Pengadilan Negeri Tangerang, Ketua, Bapak H. Minanoer Rachman, S.H., M.H. mengadakan rapat dengan Mediator Non Hakim.

Selain dihadiri seluruh Mediator Non Hakim pada PNTangerang, hadir juga dalam rapat tersebut, Wakil Ketua, Bapak Barita Sinaga, S.H., M.H., Panitera, Ibu Dr. Hj. Tantri Yanti Muhammad, S.H., M.H., Panitera Muda Perdata, Panitera Muda Pidana dan Panitera Muda Hukum.


Ada beberapa hal penting yang disampaikan oleh Ketua, yaitu:
1. Mediator non hakim tidak boleh memasukkan biaya mediasi ke dalam komponen (panjar) biaya perkara. Tetapi mediator non hakim boleh menerima bayaran sepanjang hal tersebut disepakati oleh para pihak yang berperkara.
2. Khusus dalam sengketa tanah, agar Mediator ekstra hati-hati melakukan mediasi, karena terkadang penggugat dan tergugat sengaja berdamai di tahap mediasi, padahal sebenarnya pemilik tanah adalah pihak di luar yang berperkara yang tidak ikut digugat.
3. Apabila dalam mediasi, penggugat prinsipal tidak pernah hadir, Mediator sebaiknya merekomendasikan agar gugatan dinyatakan tidak dapat diterima. Sebaliknya apabila tergugat prinsipal tidak pernah hadir dalam mediasi, agar Mediator merekomendasikan biaya perkara ditanggung Tergugat, meskipun misalnya gugatan dinyatakan ditolak.
Setelah ketua menyampaikan arahannya, lalu diberi kesempatan kepada mediator untuk menyampaikan masukan atau tanggapannya.


Sekretaris Paguyuban Mediator nenyampaikan beberapa hal, yaitu;
1. Bagaimana arahan pak ketua apabila majelis hakim pemeriksa perkara menganulir hasil perdamaian yang dibuat oleh mediator, karena hal seperti ini pernah terjadi di PN Tangerang.
2. Mohon petunjuk untuk penggunaan logo PN Tangerang bagi Mediator.
3. Mohon agar perkara-perkara yang berhasil di mediasi oleh mediator dapat di publish di website PN Tangerang.
4. Bagaimana mengenai biaya operasional Mediator di PN Tangerang.


Pertanyaan yang hampir sama juga dikemukakan oleh rekan-rekan Mediator.
Terhadap usulan tersebut, Ketua Pengadilan Negeri Tangerang memberikan tanggapan:
1. Mengenai pertanyaan tentang hasil mediasi yang dianulir oleh Majelis Hakim pemeriksa akan dikoordinasikan terlebih dahulu, dan jawabannya akan disampaikan kemudian. Begitu juga mengenai usul pemakaian logo PN Tangerang perlu dikoordinasikan terlebih dahulu kepada pimpinan lembaga. 
2. Mengenai usul agar mediasi-mediasi yang berhasil dipublikasikan di website pengadilan adalah usul yang bagus, sehingga untuk itu silahkan nanti rekan-rekan mediator berkoordinasi dengan bagian hukum selanjutnya dapat diteruskan ke petugas IT agar dapat di upload di website, atau di Instagram maupun di sosial media lainnya.
3. Mengenai biaya operasional, sebenarnya untuk mediasi non hakim tidak ada. Namun demikian, hal tersebut bisa diambil dari biaya ATK Perdata yang ada dalam DIPA 03, meskipun tidak sepenuhnya bisa tercover. Untuk itu nanti rekan-rekan Mediator berkoordinasi dengan Panitera melalui Panitera Muda Perdata.


Rapat selesai dan ditutup pkl 10.30 WIB. Rapat berjalan secara tertib, khidmat, sederhana dan menerapkan Protokol Kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. Setelah rapat ditutup, diakhiri dengan sesi foto bersama.

.

.

@humasmahkamahagung
@ditjenbadilum
@pt_banten

.

.

.

#MahkamahAgungRI #ditjenbadilum #ptbanten #pntangerang #kotatangerang #kabupatentangerang #tangerangselatan

 

  • Galeri